Sebaiknya Anda Tahu

Ingin Cepat Hamil, Coba Terapkan 6 Program Diet Ini

Bagi yg ada keinginan untuk py anak, dg melakukan ;
– Diet sehat cepat hamil
– Diet sehat promil

Berikut penjelasan dari pakarnya

Ingin Cepat Hamil, Coba Terapkan 6 Program Diet Ini

Oleh Melly Febrida pada 26 Des 2017, 06:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta Perubahan diet tertentu bisa meningkatkan peluang perempuan untuk hamil. Terlebih pula saat ini, infertilitas atau ketidaksuburan bisa terjadi karena faktor penyakit gaya hidup.

Ketidaksuburan bisa disebabkan berbagai faktor, baik itu fisiologis maupun eksternal. Misalnya saja gangguan ovulasi, jumlah sperma yang rendah, kesehatan sperma / telur yang buruk, saluran tuba tersumbat, endometriosis, sindrom ovarium polikistik (PCOS), IMS (infeksi menular seksual), stres, penyakit gaya hidup, maupun gangguan makan.

Dr. Priti Gupta, Consultant Fertility and IVF, Klinik First Step IVF menjelaskan tentang peran diet dalam meningkatkan kesuburan seperti dilansir Deccanchronicel, Selasa, 26 Desember 2017.

1. Efek diet tinggi karbohidrat terhadap kesuburan dan peluang untuk hamil

Berbagai penelitian menunjukkan diet rendah karbohidrat dapat meningkatkan peluang keberhasilan sebanyak 5 kali. Kadar karbohidrat yang tinggi, terutama karbohidrat olahan, memengaruhi sistem metabolisme tubuh dan dapat memicu obesitas, sehingga mengurangi kesuburan.

“Pasangan yang mencoba untuk hamil harus melihat secara dekat makanan mereka karena ada bukti kuat diet memainkan peran penting dalam konsepsi dan kualitas telur, wanita, khususnya, harus mengurangi karbohidrat,” kata Gupta.
Makanan seperti daging olahan, produk kaleng, makanan beku, produk roti, makanan ringan yang tinggi karbohidrat, mempengaruhi sistem reproduksi pada wanita dan mengurangi kualitas telur.
Selain itu, karbohidrat tinggi bisa menghasilkan kesehatan metabolik yang buruk. Ini bisa menyebabkan radang di tubuh dan merusak mitokondria, mempengaruhi kualitas telur. Sehingga sulit untuk hamil.
Diet karbohidrat tinggi bisa merusak DNA pada sperma dan mobilitasnya, morfologi atau bentuk sperma serta jumlah sperma yang dihasilkan.

2. Tingkatkan Kesuburan dengan Diet Rendah Karbohidrat

Berbagai penelitian ilmiah menyimpulkan risiko berkembangnya infertilitas ovulasi pada wanita 78% lebih tinggi jika mengkonsumsi lebih banyak karbohidrat dibanding yang mengikuti diet rendah karbohidrat.
Wanita dengan PCOS (sindrom ovarium polikistik) harus mengkonsumsi makanan rendah karbohidrat karena membantu mengurangi kadar hormon insulin, testosteron – yang berperan penting dalam kesuburan.
Wanita dengan PCOS katakan tidak pada karbohidrat dimurnikan. Karena karbohidrat diserap dengan cepat ke dalam tubuh dan mempercepat kadar gula darah dan insulin, makanan seperti pasta putih, roti harus dihindari.
“Wanita yang mencoba hamil melalui teknologi reproduksi yang dibantu seperti IVF harus memberikan perhatian khusus pada makanan mereka. Mereka yang mengonsumsi makanan rendah karbohidrat mengurangi ketidaksuburan ovulasi, oleh karena itu, makanan kaya serat, rendah indeks glikemik harus dipilih.
Diet rendah karbohidrat tidak hanya membantu menjaga berat badan dan mendorong penurunan lemak, tapi diet rendah karbohidrat juga membantu mengurangi kadar insulin, dan menjaga keteraturan dalam siklus haid.

3. Diet kaya serat

Seluruh biji-bijian, buah-buahan dan sayuran, apel, pir, wortel, brokoli, kacang-kacangan, gandum kaya akan serat. Serat membantu menyeimbangkan kadar gula darah dan hormon dalam tubuh.
“Konsumsilah banyak sayuran berdaun hijau dan protein, karena protein sangat penting untuk kualitas embrio dan kualitas telur yang baik.”
Selain itu, konsumsi makanan kaya serat dan hindari lemak trans dan gula sederhana.

4. Mengonsumsi Antioksidan

Makanan kaya antioksidan seperti folat dan seng, Vitamin C, E, Karoten membantu meningkatkan kesuburan. Makanan ini menonaktifkan radikal bebas dalam tubuh yang dapat merusak sperma dan sel telur. Anda yang berencana hamil harus memasukkan makanan ini dalam diet Anda.
Buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan terutama kenari, biji-bijian kaya akan antioksidan.

5. Hindari Lemak Trans

Lemak trans meningkatkan risiko infertilitas ovulasi. Berbagai penelitian juga melaporkan makanan kaya lemak trans berhubungan dengan ketidaksuburan.
6. Hindari makanan olahan, gorengan, dan produk yang dipanggang seperti kue dan biskuit
Diet ini bukan berlaku hanya pada wanita, kedua pasangan harus mengikuti rekomendasi diet untuk meningkatkan peluang kesuburan

Ketika sudah hamil, harus tetap melalukan diet, agar berat badan terkendali, dg program program diet yg ada yaitu ;

Diet sehat bumil, Diet sehat ibu hamil, Diet sehat untuk ibu hamil, Diet sehat wanita hamil, Diet ibu hamil, Turun berat badan saat hamil, Turun berat badan saat hamil muda, Turun berat badan masa mengandung, Turun berat badan ibu hamil

Setelah melahirkan pun , harus melakukan diet, agar berat badan kembali ideal, sehat ibu dan anak, jalankan juga program program diet yg ada seperti ;

Diet sehat busui, Diet sehat ibu menyusui, Diet sehat saat menyusui, Diet busui, Diet untuk ibu menyusui, Turun berat badan  setelah melahirkan, Turun berat badan pasca melahirkan

Dan Bagaimana anda memulainya silahkan hubungi ;

Club bintangku
081391098983 / 082118630145
Kami memberikan garansi program pengendalian berat badan dg uang kembali 100%, jika program blm berhasil, selama mengikuti aturan program yg diberikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.